Faktor Penyakit Pneumonia Pada Balita
Abstract
Pneumonia adalah kondisi yang terkait dengan infeksi di sistem pernapasan bagian bawah, terutama pada paru-paru. Ini adalah infeksi yang terjadi pada jaringan paru-paru. Beragam jenis bakteri, mikoplasma, klamidia, riketsia, virus, jamur, dan parasit dapat menyebabkan penyakit ini. Dengan demikian, pneumonia bukanlah sebuah penyakit tunggal, melainkan sekelompok infeksi tertentu yang masing-masing memiliki
karakteristik epidemiologi, patogenesis, manifestasi klinis, serta perjalanan klinis yang berbeda-beda. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko pneumonia termasuk faktor lingkungan, faktor individu pada anak, dan faktor perilaku. Faktor lingkungan mencakup polusi udara di dalam rumah, keadaan fisik tempat tinggal, dan kepadatan hunian. Faktor individu pada anak mencakup usia, berat badan saat lahir, status gizi, vitamin A, dan keadaan imunisasi, faktor perilaku terkait dengan pencegahan dan penanganan pneumonia di kalangan bayi dan anak kecil, termasuk praktik perawatan di rumah yang dilakukan oleh ibu atau anggota keluarga lainnya. Polusi udara di dalam rumah dipengaruhi oleh berbagai elemen, seperti material bangunan (contohnya; asbes), desain bangunan (contohnya; ventilasi), bahan pelapis untuk furnitur dan dekorasi (termasuk pelarut organik), kepadatan hunian, kualitas udara di luar rumah, serta paparan radiasi dari Radon, formaldehida, debu, dan kelembaban yang berlebihan. Selain itu, kualitas udara juga dipengaruhi oleh
aktivitas di dalam rumah, misalnya penggunaan energi yang tidak ramah lingkungan, pemanfaatan sumber
energi yang lebih murah seperti batubara dan biomassa (seperti kayu, kotoran hewan, dan sisa-sisa pertanian),
kebiasaan merokok di dalam rumah, penggunaan pestisida, serta pemakaian bahan kimia pembersih dan
kosmetik.