Faktor Penyakit Kusta

Authors

  • Dwi Septian Wijaya Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah Tulungagung Author
  • Hamdan Author

Abstract

Kusta merupakan salah satu penyakit yang dapat menular dan tetap menjadi tantangan dalam kesehatan masyarakat di tingkat nasional, di mana sejumlah wilayah di Indonesia masih menunjukkan tingkat prevalensi yang tinggi serta masalah yang dihasilkan sangat rumit. Cara penyebaran penyakit kusta masih belum sepenuhnya dipahami. Metode yang paling umum adalah melalui kontak langsung kulit antara pasien kusta multibasiler (MB) dan orang lain, terutama pada area kulit yang tergores atau tidak utuh, yang cenderung memiliki suhu lebih rendah, serta melalui jaringan mukosa di hidung. Kusta dapat mengakibatkan perubahan bentuk tubuh dan cacat, yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor risiko, termasuk jenis kusta, durasi penyakit aktif, dan jumlah serat saraf yang terkena dampak. Cacat yang dialami oleh pasien kusta disebabkan oleh kurangnya pengetahuan serta adanya kesalahpahaman mengenai kusta dan dampak cacat yang ditimbulkannya. Ada beberapa elemen yang berhubungan dengan insiden kusta, seperti kondisi fisik tempat tinggal yang tidak memadai, tingginya kadar kontak dengan individu penderita kusta, serta rendahnya tingkat pendidikan.

Downloads

Published

2025-08-30 — Updated on 2025-08-18